SHARE :
Facebook Twitter Google+
  Tips
 

Acar & Selai Segar


Jika Anda ingin membuat acar maupun selai sendiri di rumah, ada beberapa hal penting yang patut disimak:
  • Sterilkan botol atau gelas dengan cara direbus selama 30 menit, lalu tiriskan. Hadapkan mulut botol ke bawah dan alasi dengan serbet bersih
  • Masukkan selai atau acar selagi panas ke dalam botol. Fungsinya untuk menciptakan kondisi vakum dalam botol sehingga acar dan selai lebih awet karena tidak adanya udara yang terperangkap di dalam botol.
  • Untuk membuat selai, pilih buah-buahan yang memiliki kandungan pektin (senyawa yang berperan untuk membentuk tekstur selai yang ‘kental’) tinggi, seperti nanas, stroberi, blueberry, jeruk, atau aprikot. Sedangkan untuk acar, gunakan buah/ sayuran yang teksturnya keras, seperti mentimun, wortel, kol, buah zaitun, paria, atau terong.
  • Selai merupakan produk dengan kadar gula tinggi (50 - 60%), sedangkan acar memiliki keasaman tinggi. Keduanya merupakan produk yang awet. Jika kemasannya belum dibuka, acar dan selai dapat tahan selama 6 bulan hingga 1 tahun.
  • Jika selai atau acar sudah dibuka tetapi belum habis dikonsumsi, simpan dalam lemari pendingin. Cara ini bisa membuat selai dan acar tahan sekitar 2 minggu – 1 bulan.
  •  Acar sudah tidak layak dikonsumsi jika cairannya sudah keruh dan aroma serta rasanya sudah berubah. Sedangkan ciri-ciri selai yang sudah rusak adalah munculnya benang-benang jamur, perubahan warna (terutama di permukaan), serta rasa dan aroma yang menyimpang.


     Baca Juga

  KOMENTAR (0)


**) Untuk mengisi komentar, Anda diharuskan untuk login terlebih dahulu!


Belum Ada Komentar!

First
Halaman : |
Last